Jakarta Composite Index
(1 Month)

JCI Chart

Indonesia Government Bond
10 Yr (1 Month)

IGB Chart

IDR Currency (1 Month)

IDR Chart


Global Updates

  • Pasar AS ditutup melemah minggu lalu, dimana S&P500 dan Dow Jones turun sebesar -0,4% dan -1,3% WoW. Sementara itu, MSCI Asia ex-Japan ditutup menguat sebesar +3,2% WoW. Pergerakan pasar saham AS pekan lalu diwarnai oleh kekhawatiran akan ancaman AI bagi sektor lain dan pasar tenaga kerja secara keseluruhan. Pada akhir pekan kemarin, eskalasi drastis terjadi ketika AS dan Israel meluncurkan serangan militer bertajuk "Operation Epic Fury" ke berbagai fasilitas strategis Iran yang mengakibatkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, sebuah peristiwa yang langsung dibalas Iran dengan serangan rudal ke pangkalan militer AS di wilayah Teluk. Konflik ini memicu guncangan pada pasar energi global dengan lonjakan harga minyak mentah dan ancaman penutupan Selat Hormuz.
  • Dari segi domestik, IHSG ditutup melemah -0,4% WoW pekan lalu. Sektor yang mengalami penurunan terbesar adalah sektor transportasi & logistik (-3,9% WoW) dan sektor infrastruktur (-3,1% WoW). Sektor yang mencatatkan kinerja positif adalah sektor industrial (+5,2% WoW) dan bahan dasar (+3,2% WoW).
  • Berita yang perlu diikuti minggu ini adalah: ID CPI, ID trade balance, US PMI, CN PMI, US NFP, US initial jobless claims, US retail sales.
  • Rupiah ditutup menguat +0,6% WoW pada Jumat lalu ke level Rp16.771/USD, relatif lebih kuat dibandingkan rata-rata kinerja mata uang negara EM lainnya. Sementara itu, indeks DXY bergerak sedikit melemah sebesar -0,2% WoW dan ditutup di level 97,6.
  • Pasar SBN ditutup beragam minggu lalu, dengan pergerakan yield turun -6 bps sampai dengan naik +6 bps. Kenaikan yield paling tinggi pada tenor 1 tahun, setelah BI kembali menaikkan rata-rata yield 12 bulan SRBI menjadi 5,14% dari 5,07%. Sedangkan pergerakan yield tenor lain relatif menurun ditengah suksesnya pemerintah meluncurkan global bond total setara ~USD 4,5 miliar. Meski begitu, ketidakpastian masih meliputi setelah komentar analis S&P dan meningkatnya risiko geopolitik. Per 27 Februari 2026, yield SUN 10 tahun ditutup di level 6,43% (-4 bps WoW).
  • Total penawaran yang masuk dalam lelang sukuk tercatat sebesar Rp 35,6 triliun, atau turun dari lelang sebelumnya yang sebesar Rp 43,8 triliun. Penawaran terbesar datang dari PBS030 (2,4 tahun) sebesar 30,6% dari total penawaran, diikuti oleh PBS038 (23,8 tahun) sebesar 25,4%. Pemerintah akhirnya menerbitkan Rp 20 triliun, diatas target awal yaitu Rp 11 triliun dan lelang sebelumnya Rp 12 triliun.
  • Berdasarkan data DJPPR per tanggal 25 Februari 2026, total kepemilikan asing di SBN mencapai Rp 875,4 triliun atau 13,01% dari total SBN yang dapat diperdagangkan.
  • Pasar obligasi AS minggu lalu menguat dimana yield bergerak turun berkisaran -10 bps hingga -15 bps di sepanjang tenor. Pergerakan pasar dipengaruhi diantaranya risk-off sentiment dikarenakan kekhawatiran AI mempengaruhi perekonomian dan tenaga kerja AS sehingga meningkatkan permintaan US Treasury. Per 27 Februari 2026, yield UST ditutup di level 3,94% (-15 bps WoW).

Global News

  • PBoC mempertahankan suku bunga loan prime rate tetap stabil di angka 3%-3,5%.
  • Klaim pengangguran awal AS tercatat sebesar 212 ribu pekan lalu, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 217 ribu namun lebih tinggi periode sebelumnya sebesar 208 ribu.
  • PPI AS tumbuh sebesar +0,5% MoM pada bulan Jan-26, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar +0,3% MoM dan periode sebelumnya sebesar +0,4% MoM.
  • PPI inti AS tumbuh sebesar +0,8% MoM pada bulan Jan-26, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar +0,3% MoM dan periode sebelumnya sebesar +0,6% MoM.

Domestic News

  • Pemerintah secara resmi meningkatkan bea ekspor minyak sawit menjadi 12,5% dari 10% per tanggal 1 Maret 2026.
  • S&P Global Ratings memperingatkan bahwa tekanan fiskal yang meningkat, terutama biaya pembayaran bunga utang yang lebih tinggi, memperbesar risiko penurunan bagi profil kredit Indonesia dan dapat memicu tindakan penurunan peringkat.
  • Sebagai bagian dari capital market reform, OJK berencana membuat regulasi promosi jasa keuangan oleh influencer, dengan target peluncuran regulasi pada 1H26.




EM Equities Net Foreign Flow

EM Equities Net Foreign Flow

Sumber: Bloomberg, BPAM



Lihat Semua Weekly Market Review