Jakarta Composite Index
(1 Month)

JCI Chart

Indonesia Government Bond
10 Yr (1 Month)

IGB Chart

IDR Currency (1 Month)

IDR Chart


Global Updates

  • Pasar global ditutup melemah pada minggu lalu, dimana S&P 500 dan Dow Jones mengalami penurunan masing-masing -2,0% dan -3,0% WoW, sementara itu MSCI Asia ex Japan ditutup melemah -6,4% WoW. Pergerakan pasar saham global pekan lalu diwarnai oleh eskalasi tensi geopolitik dan kekhawatiran akan kenaikan harga komoditas energi yang dapat memicu inflasi dan perlambatan ekonomi global, sejalan dengan serangan militer yang terus terjadi antara AS, Israel, Iran, dan negara lainnya di Timur Tengah. Sementara itu, data tenaga kerja AS menunjukkan sinyal pelemahan dengan kenaikan angka pengangguran di bulan Februari.
  • Dari segi domestik, IHSG pada Jumat lalu ditutup melemah sebesar -7,9% WoW dengan pelemahan terdalam terlihat pada sektor Consumer Cyclicals dan Transportation & Logistic yang ditutup melemah masing-masing -14,7% dan -12,0% WoW. Sementara itu, kinerja terbaik ditunjukkan oleh sektor Healthcare (-4,3% WoW) dan Energy (-5,0% WoW).
  • Berita yang perlu diikuti minggu ini adalah: US CPI, US GDP, US job openings, dan CN CPI.
  • Rupiah ditutup melemah (-0,8% WoW) pada Jumat lalu ke level Rp16.906/USD, relatif lebih kuat dibandingkan rata-rata kinerja mata uang negara EM lainnya. Sementara itu, indeks DXY bergerak menguat sebesar +1,4% WoW dan ditutup di level 99.
  • Pasar SBN ditutup melemah minggu lalu, dengan pergerakan yield naik +5 bps sampai dengan naik +24 bps. Pelemahan ini terjadi setelah Fitch mengubah outlook Indonesia menjadi negatif menyusul Moody’s yang telah melakukannya bulan lalu. Selain itu, data ekonomi juga masih menunjukkan tantangan menghadapi ketidakpastian global yang tinggi seperti menurunnya cadangan devisa dan penyempitan surplus neraca perdagangan. Per 6 Maret 2026, yield SUN 10 tahun ditutup di level 6,61% (+18 bps WoW).
  • Total penawaran yang masuk dalam lelang konvensional tercatat sebesar Rp 50,9 triliun, atau turun dari lelang sebelumnya yang sebesar Rp 63,1 triliun. Penawaran terbesar datang dari FR108 (10,1 tahun) sebesar 28,8% dari total penawaran, diikuti oleh FR109 (5 tahun) sebesar 21,2%. Pemerintah akhirnya menerbitkan Rp 34,1 triliun, sedikit di atas target awal tapi dibawah lelang sebelumnya Rp 40 triliun.
  • Berdasarkan data DJPPR per tanggal 5 Maret 2026, total kepemilikan asing di SBN mencapai Rp 874,63 triliun atau 12,9% dari total SBN yang dapat diperdagangkan.
  • Pasar obligasi AS minggu lalu juga melemah dimana yield bergerak naik berkisaran +15 bps hingga +23 bps di sepanjang tenor. Pergerakan pasar dipengaruhi eskalasi ketegangan di Timur Tengah dan investor sedang menilai durasi perang termasuk dampaknya pada harga energi dan risiko inflasi. Per 6 Maret 2026, yield UST ditutup di level 4,14% (+20 bps WoW).

Global News

  • US PMI periode Februari 2026 diproyeksikan berada di level 51,9 atau sedikit lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan ekspektasi konsensus di 52,3.
  • Klaim pengangguran awal AS untuk periode mingguan yang diakhiri tanggal 28 Februari tercatat sebesar 213 ribu, lebih tinggi daripada periode sebelumnya yang sebesar 212 ribu dan namun dibawah ekspektasi konsensus yang sebesar 215 ribu.
  • US change in non-farm payrolls (NFP) pada bulan Februari tercatat turun -92 ribu, dibawah angka di bulan sebelumnya di 130 ribu dan konsensus di 55 ribu.
  • US unemployment rate pada bulan Februari 2026 tercatat di 4,4% YoY, lebih tinggi dibandingkan ekspektasi konsensus dan bulan sebelumnya di 4,3% YoY.
  • China PMI di bulan Februari 2026 tercatat berada di zona kontraksi di 49,5, dibawah periode sebelumnya di 49,8.

Domestic News

  • Indonesia Manufacturing PMI pada bulan Februari tercatat di 53,8 atau membaik jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya di level 52,6.
  • Neraca perdagangan Indonesia pada bulan Januari tercatat surplus $954 juta, lebih rendah jika dibandingkan dengan surplus di periode sebelumnya di $2,5 miliar dan ekspektasi konsensus di $2,8 miliar.
  • Inflasi Indonesia di bulan Februari tercatat meningkat ke +4,76% YoY dibandingkan sebelumnya di +3,55% dan ekspektasi konsensus di +4,30% YoY.
  • Fitch Ratings (Fitch) mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada BBB, namun melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif dikarenakan peningkatan ketidakpastian dari kebijakan Pemerintah.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan dalam konferensi pers bahwa Pemerintah mencapai defisit pada APBN per Februari 2026 sebesar Rp 135,7 triliun atau 0,53% terhadap PDB.

EM Equities Net Foreign Flow

EM Equities Net Foreign Flow

Sumber: Bloomberg, BPAM



Lihat Semua Weekly Market Review