Jakarta Composite Index
(1 Month)

JCI Chart

Indonesia Government Bond
10 Yr (1 Month)

IGB Chart

IDR Currency (1 Month)

IDR Chart

Global Updates

  • Pasar global ditutup melemah pada minggu lalu, dimana S&P500 dan Dow Jones mengalami penurunan masing-masing -1,6% dan -2% WoW, sementara itu MSCI Asia ex Japan ditutup melemah sebesar -2% WoW. Pergerakan pasar saham global pekan lalu masih diwarnai oleh eskalasi tensi geopolitik dan harga minyak yang masih berada di level yang tinggi pada 103 USD/barrel yang disebabkan oleh lalu lintas Selat Hormuz yang masih terganggu. Selain itu, meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap sektor private credit juga mendorong pelemahan pasar.
  • Dari segi domestik, IHSG pada Jumat lalu ditutup melemah sebesar -5,9% WoW dimana seluruh sektor mencatatkan pelemahan pada pekan lalu. Pelemahan terdalam terlihat pada sektor infrastructure (-8,2% WoW) dan sektor consumer cyclical (-8% WoW).
  • Berita yang perlu diikuti minggu ini adalah: US PPI, US FOMC, US initial jobless claims, CN loan prime rate.
  • Rupiah ditutup melemah (-0,2% WoW) pada Jumat lalu ke level Rp 16.944/USD, relatif lebih kuat dibandingkan rata-rata kinerja mata uang negara EM lainnya. Sementara itu, indeks DXY bergerak menguat sebesar +1,4% WoW dan ditutup di level 100,4.
  • Pa
  • 43 bps. Pergerakan kurva cenderung bear flatten dengan kenaikan yield yang besar berkisar pada tenor 1, 3, hingga 7 tahun. Pasar banyak dipengaruhi sentimen negatif dimana kembali meningkatnya risiko geopolitik di timur tengah sehingga menimbulkan kekhawatiran investor pada fiskal Indonesia. Per 13 Maret 2026, yield SUN 10 tahun ditutup di level 6,80% (+19 bps WoW).
  • Total penawaran yang masuk dalam lelang sukuk terakhir pada 1Q26 tercatat sebesar Rp 31 triliun, atau turun dari lelang sebelumnya yang sebesar Rp 35,6 triliun. Penawaran terbesar datang dari PBS38 (23,8 tahun) sebesar 30% dari total penawaran, diikuti oleh 9 bulan SPNS sebesar 26%. Pemerintah akhirnya menerbitkan Rp 15 triliun, di atas target awal Rp 11 triliun tapi dibawah lelang sebelumnya Rp 20 triliun.
  • Berdasarkan data DJPPR per tanggal 12 Maret 2026, total kepemilikan asing di SBN mencapai Rp 862,18 triliun atau 12,7% dari total SBN yang dapat diperdagangkan.
  • Pasar obligasi AS minggu lalu juga melemah dimana yield bergerak naik berkisaran +13 bps hingga +16 bps di sepanjang tenor. Pergerakan pasar masih banyak dipengaruhi oleh eskalasi ketegangan di Timur Tengah dan investor sedang menilai durasi perang termasuk dampaknya pada harga energi dan risiko inflasi. Per 13 Maret 2026, yield UST ditutup di level 4,28% (+14 bps WoW).


Global News

  • Ekspor China tumbuh sebesar +21,8% YoY pada bulan Feb-26, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar +7,1% YoY dan periode sebelumnya sebesar +6,6% YoY.
  • Impor China tumbuh sebesar +19,8% YoY pada bulan Feb-26, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar +6,3% YoY dan periode sebelumnya sebesar +5,7% YoY.
  • Klaim pengangguran awal AS tercatat sebesar 213 ribu pada pekan lalu, sedikit lebih rendah dari ekspektasi pasar dan angka periode sebelumnya sebesar 214 ribu.
  • Inflasi inti AS tumbuh sebesar +0,2% MoM pada bulan Feb-26, sesuai dengan ekspektasi pasar dan lebih rendah dari periode sebelumnya sebesar +0,3% MoM.
  • Core PCE AS tumbuh sebesar +0,4% MoM pada bulan Feb-26, sesuai dengan ekspektasi pasar dan periode sebelumnya.
  • PDB AS tumbuh sebesar +0,7% YoY pada 4Q25, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar +1,4% YoY dan angka periode sebelumnya sebesar +4,4% YoY.
  • JOLTS job openings AS tercatat sebesar 6,946 juta pada bulan Jan-26, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 6,76 juta dan periode sebelumnya sebesar 6,55 juta.
  • Fixed asset investment China tumbuh sebesar +1,8% YoY pada bulan Feb-26, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar -5% YoY dan periode sebelumnya sebesar +3,8% YoY.
  • Industrial production China tumbuh sebesar +6,3% YoY pada bulan Feb-26, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar +5,3% YoY dan periode sebelumnya sebesar +5,2% YoY.
  • Penjualan ritel China tumbuh sebesar +2,8% YoY pada bulan Feb-26, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar +2,6% YoY dan periode sebelumnya sebesar +0,9% YoY.
  • Tingkat pengangguran China tercatat sebesar 5,3% pada bulan Feb-26, lebih tinggi dari ekspektasi pasar dan periode sebelumnya sebesar 5,1%.


Domestic News

  • Penjualan ritel Indonesia tercatat tumbuh sebesar +5,7% YoY pada bulan Feb-26, lebih tinggi dari periode sebelumnya sebesar +3,5% YoY.
  • Menurut Sidang Kabinet pada tanggal 13 Maret, analisa skenario defisit fiskal dengan harga minyak USD 86, 97 dan 115 per barrel secara berturut dapat meningkatkan angka defisit menjadi 3,18%, 3,53%, dan 4,06% dari PDB.




EM Equities Net Foreign Flow

EM Equities Net Foreign Flow

Sumber: Bloomberg, BPAM



Lihat Semua Weekly Market Review