Jakarta Composite Index
(1 Month)

JCI Chart

Indonesia Government Bond
10 Yr (1 Month)

IGB Chart

IDR Currency (1 Month)

IDR Chart


Global Updates

  • Pasar global ditutup melemah pada minggu lalu, dimana S&P500 dan Dow Jones mengalami penurunan masing-masing -2,1% dan -0,9% WoW, sementara itu MSCI Asia ex Japan ditutup melemah -2,5% WoW. Pergerakan pasar saham global pekan lalu masih diwarnai oleh eskalasi tensi geopolitik di tengah negosiasi antara US dan Iran yang tidak berjalan dan operasi militer yang meluas secara regional di Timur Tengah. Hal ini memicu kekhawatiran akan kenaikan harga dan gangguan supply komoditas yang dapat meningkatkan inflasi dan memperlambat ekonomi global.
  • Dari segi domestik, IHSG pada Jumat lalu ditutup melemah sebesar -0,1% WoW dengan pelemahan terdalam terlihat pada sektor Basic materials dan Technology yang ditutup melemah masing-masing -2,8% dan -0,9% WoW. Sementara itu, kinerja terbaik ditunjukkan oleh sektor Transportation & Logistic (+5,8% WoW) dan Energy (+2,4% WoW).
  • Berita yang perlu diikuti minggu ini adalah: US unemployment, US NFP, CN PMI, ID CPI, ID trade balance.
  • Rupiah ditutup melemah (-0,3% WoW) pada Jumat lalu ke level Rp16.965/USD, relatif lebih kuat dibandingkan rata-rata kinerja mata uang negara EM lainnya. Sementara itu, indeks DXY bergerak menguat sebesar +0,6% WoW dan ditutup di level 100,2.
  • Pasar SBN ditutup beragam setelah pekan libur lebaran, dengan pergerakan yield pada belly dan tenor panjang turun sebesar -4 bps hingga naik +4 bps, sedangkan tenor di bawah 5 tahun naik +4 bps hingga +24 bps. Kenaikan yield pada tenor pendek salah satunya dipengaruhi oleh lelang SRBI dimana weighted average yield 12M dinaikkan menjadi 5,5%. Di sisi lain, pelemahan di tenor panjang lebih terbatas pasca pemerintah mengumumkan adanya rencana fiscal saving sebesar Rp 120 triliun dan injeksi likuiditas menggunakan SAL. Per 27 Maret 2026, yield SUN 10 tahun ditutup di level 6,86% (-4 bps).
  • Berdasarkan data DJPPR per tanggal 26 Maret 2026, total kepemilikan asing di SBN mencapai Rp 848,9 triliun atau 12,54% dari total SBN yang dapat diperdagangkan.
  • Pasar obligasi AS bergerak melemah minggu lalu dimana UST yield naik +1 bps hingga +6 bps di sepanjang tenor (atau +12 bps hingga +28 bps untuk periode 17-27 Maret 2026). Pasar mulai menilai tidak ada ruang pemangkasan FFR imbas konflik timur tengah yang berlanjut dan risiko inflasi yang tinggi. Volatilitas tetap tinggi dimana banyak berita yang bertentangan tentang resolusi perang dalam waktu dekat. Per 27 Maret 2026, yield UST ditutup di level 4,43% (+5 bps WoW).

Global News

  • US Composite PMI periode Maret diproyeksikan berada di level 51,4 atau sedikit lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan ekspektasi konsensus di 51,9.
  • Klaim pengangguran awal AS untuk periode mingguan yang diakhiri tanggal 21 Maret tercatat sebesar 210 ribu, sesuai dengan ekspektasi konsensus.
  • US import price index pada bulan Februari mengalami peningkatan +1,3% MoM, diatas ekspektasi konsensus dan angka sebelumnya di +0,6% MoM. Sementara itu, export price juga meningkat ke +1,5% MoM dari sebelumnya +0,6% MoM.
  • US consumer sentiment pada bulan Maret diproyeksikan berada di level indeks 53,3, lebih rendah dibandingkan ekspektasi konsensus dan bulan sebelumnya di yang masing-masing 54 dan 55,5.

Domestic News

  • Bank Indonesia melaporkan pertumbuhan M2 pada bulan Februari tumbuh +8,7% YoY atau mengalami perlambatan dari bulan sebelumnya di +10% YoY.
  • Pertumbuhan kredit perbankan pada bulan Februari tercatat sebesar +8,9% YoY atau mengalami perlambatan dari sebelumnya +10,2%. Sementara itu, DPK juga melambat ke +9,2% YoY dari bulan sebelumnya +10,8% YoY.
  • Menteri Koperasi mengatakan sebanyak 34 ribu bangunan fisik Koperasi Merah Putih tengah dibangun dan 2.500 diantaranya telah selesai 100%.
  • Pemerintah tengah mengkaji wacana efisiensi program MBG yang hanya akan membagikan makanan gratis 5 hari dalam seminggu, dari sebelumnya 6 hari.



EM Equities Net Foreign Flow

EM Equities Net Foreign Flow

Sumber: Bloomberg, Batavia



Lihat Semua Weekly Market Review